Banyak traveler yang bikin itinerary terlalu padat dan akhirnya malah capek sendiri. Atau sebaliknya, terlalu santai dan banyak waktu kebuang. Gue udah 8 tahun traveling dan udah bikin ratusan itinerary. Ini panduan lengkapnya.

1. Riset Destinasi Dulu

Sebelum bikin itinerary, riset dulu: tempat wisata apa aja yang ada? Jarak antar tempat berapa? Transportasi apa yang tersedia? Jam buka tutup? Harga tiket? Baca blog, nonton YouTube, cek Google Maps. Jangan cuma lihat foto Instagram.

2. Batasi Maksimal 3 Tempat per Hari

Ini aturan emas gue. Jangan masukin lebih dari 3 destinasi dalam sehari. Traveling itu bukan lomba. Nikmatin tiap tempat. Istirahat cukup. Lebih baik explore 3 tempat dengan dalam daripada 6 tempat buru-buru.

3. Kasih Buffer Time

Selalu kasih jeda 1-2 jam antar destinasi. Transportasi bisa delay, jalan bisa macet, atau tiba-tiba nemu tempat menarik di tengah jalan. Itinerary yang terlalu ketat bikin stress.

4. Pisah Waktu: Pagi, Siang, Malam

Pagi buat destinasi outdoor (karena udara masih sejuk dan cahaya bagus). Siang buat indoor atau istirahat. Malam buat kuliner atau nightlife. Jangan paksain outdoor pas siang bolong.

5. Siapin Plan B

Cuaca bisa berubah mendadak. Tempat wisata bisa tutup tiba-tiba. Selalu siapin plan B: destinasi indoor atau aktivitas pengganti.