Bandung tuh kayak gudangnya hotel unik. Setiap bulan ada aja yang baru buka dengan konsep yang bikin geleng-geleng kepala. Sepanjang Januari sampai Juni 2026, gue udah nginep di 7 hotel baru yang paling rame dibicarakan. Ini review jujur plus minusnya, biar lo gak salah pilih.
Sebelum mulai, gue kasih disclaimer dulu: semua hotel ini gue bayar sendiri. Gak ada yang endorse. Jadi review ini murni dari pengalaman pribadi dan bukan pesanan.
1. The Roof Garden Dago (Rp 650.000/malam)
Hotel butik dengan 15 kamar ini langsung jadi buah bibir begitu buka Februari 2026. Kenapa? Karena rooftop cafe-nya yang ngadep langsung ke Gunung Tangkuban Perahu. Pas sunset, langitnya berubah jadi orange-ungu dan view gunungnya siluet. Instagramable abis!
Kamar: Gue ambil tipe Superior dengan balkon. Kamarnya 28m2, cukup luas buat berdua. Interior minimalis dengan sentuhan industrial. Kasurnya empuk (Spring Air), bantal 4 biji, AC silent. Air panas stabil. WiFi 100Mbps, gue Zoom meeting lancar-lancar aja.
Plus:
- Rooftop cafe buka dari jam 3 sore sampai jam 12 malam. Menu kopi spesialti (single origin Ciwidey) sama light bites. Harga Rp 35rb-85rb
- Parkir mobil luas, muat 15 mobil
- Staff ramah dan helpful. Gue nanya rekomendasi wisata sekitar, mereka bikinin itinerary dadakan
- Dekat ke Dago Dreampark (5 menit mobil) dan Tahura (10 menit)
- Sarapan included: pilihan nasi goreng, bubur ayam, atau pancake. Porsi generous
Minus:
- Weekend fully booked, harus booking minimal 2 minggu sebelumnya
- Akses jalan agak sempit dan menanjak. Mobil matic 1500cc masih kuat, tapi yang 1000cc bakal ngos-ngosan
- Gak ada kolam renang (ini deal breaker buat sebagian orang)
- Suara live music dari rooftop kadang kedengeran sampe kamar lantai 3. Minta kamar lantai 1 kalau lo sensitive sama suara
2. The Pine Cabin Lembang (Rp 450.000/malam)
Konsepnya cabin kayu ala Eropa di tengah hutan pinus Lembang. Ada 8 cabin, masing-masing punya private deck dengan kursi santai. Suhu udara 16-20 derajat, gak perlu AC. Pagi-pagi lo bisa dengar suara burung dan gemericik air sungai kecil di belakang cabin.
Plus: Breakfast diantar ke cabin jam 7 pagi. Menu-nya simple: nasi goreng + telur + juice jeruk. Ada api unggun setiap malam jam 7-9, tamu bisa kumpul sambil bakar marshmallow (disediain gratis). Lokasi dekat ke Farmhouse Lembang.
Minus: Gak ada TV di kamar (sengaja, biar tamu nikmatin alam). WiFi cuma tersedia di lobby, di kamar gak ada sinyal. Nyamuk cukup banyak pas sore, bawa repellent sendiri. Mobil gak bisa parkir di depan cabin, harus di parkiran utama (200 meter).
3. OYO 5800 Braga City (Rp 200.000/malam)
Hotel budget di pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Braga. Lokasi juara: jalan kaki ke Braga Permai, Braga City Walk, dan Museum Asia Afrika. Hotelnya kecil cuma 20 kamar, tapi bersih dan modern.
Cocok buat yang cuma butuh tempat tidur dan mau explore Bandung. Jangan expect fasilitas mewah. Yang penting: AC dingin, air panas jalan, WiFi 50Mbps, tempat tidur bersih. Buat harga segitu, worth it banget.